Posts

memory lane

Image
 Sometimes, we really want to go back to our past live. as for me, it was the time when in was in medical school in Volgograd, Russia. I think that was the most enjoyable period of life to be cherished. I want to go back to appreciate every moment spent, to do more, to travel more, to explore more, to talk and socialize more with peoples around me. And if there is one thing I regretted  the most, it was the chance to capture all these memories into pictures to be kept and cherished today. At times when we are tired of everything, those captured memories can ease the burden a bit, to put a smile on our face, and it felt like the old me pat on the back and say ' it's ok buddy, everything gonna be good' in this period of life as an adult, we are totally need to adapt, to adjust everything accordingly. We had responsibilities on shoulder, expectations need to be fulfilled, and money to be earned. ok whatever. let's meet the life ahead us.

masih.

 owh. masih di sini kita. masih bernafas dengan udara bumi yang sudah ada sejak dulu dulu lagi. seperti mana Adam turun ke bumi dulu2. itulah udara yang kita ada. cuma mungkin, udara hari ini sudah banyak tercemar. tapi partikel asasnya begitu jua, zarah oksigen itulah yang memberi penghidupan pada sel paru2, sudah tentu dengan izin Tuhannya. 8pm di laur waktu kerja. dapat panggilan dari so called boss (pakar) bertanyakan suatu yang langsung tidak urgent, disoal siasat macam polis. dalam hati Tuhan saja yang tahu, usah aku luahkan, nanti jadi hodoh.  ........... 5 tahun bekerja sebagai pegawai perubatan. yang pertama2 kalinya inilah kerja yang perlu dibanting bagi memutar duit bulanan. untuk perut2 yang perlu diisi, untuk hutang2 bank yang perlu diselesaikan. demi duit. demi duit. maka dalam kerja itu ada masa tekanannya, dengan kekangan yang ada, terutamanya politik tempat kerja, dilipat kawan sekerja yang suka mengipas atasan (itu bukan kawan, tapi parasit yang sangat hodoh ...

flicker that left.

Image
you are the slightest dimness that left, the flicker that are not seen but felt, in the total darkness that no light can penetrate, giving shadow of hopes that lay ahead, for the lost to find the way back, difficult and seems impossible it was, but you are slightest dimness that left.

anak.

Image
tanggal 29 may 19, selepas 2 tahun ijab kabul diikat, allah mengurnikan seorang zuriat. entahlah, saat mahu melaungkan azan di telinga anak kali pertama , rasa terlalu besar pemberian allah. terima kasih allah. moga. dalam apa saja kegilaan dunia hari ini, pertandingan di media sosial yang lagaknya amat memenatkan, sungguh hanya pada allah berharap, agar dikurniakan kekuatan dan kejelasan jalan yang terbaik, bagi aku dan isteri mencorak pegangan dan akhlak anak ini, dengan intipati yang betul, agar setelah mati memutuskan ikatan atas dunia ini, biarlah anak ini jadi aset dan saksi kami di hari hisab nanti, biar jadi salah satu asbab untuk diberi nikmat syurga. selamatlah kau hidup duhai anakanda, Wan Izz Nuqman Wan Mohamad Atikullah.

.

Image
salam ramadankareem. dalam hidup ujian itu adalah kemestian. sama ada muslim mahupun tidak, ujian itu buat tiap2 sosok yang bernama manusia. namun yang membezakan adalah penerimaan kita. dalam menggendong beban ujian, kita berdoa. tapi sangat malang kerana apa yang selalu yang didoakan adalah agar Allah menghilangkan ujian yang dihadap. kemiskinan kita meminta kekayaan, kematian kita meminta kehidupan, penyakit kita meminta segera sembuh, kekusutan tempat kerja kita meminta peralihan. Tapi tetap ujian itu disitu, sebab kita akan diuji. Cubalah. kemiskinan kita minta kecukupan, kematian kita minta ketabahan dan pengajaran, penyakit kita meminta kekuatan, kekususutan kita minta ketenangan. ujian masih jua di situ, tapi kita menempuh dengan kecukupan, kekuatan, ketenangan, dan penuh percaya akan janji Tuhan. maka. Sedarlah atas muka bumi allah, bukan kita seorang diuji. 

mati.

dalam kekalutan mencari apa lagi yang kurang dalam hidup. tiba-tiba terbang di corong2 media kenalan sekolah pergi dijemput ilahi. kiraan umur sama dengan aku. lantas. mati itu kepastian yang betul2 pasti. tiada kira dimana, bila, usia berapa. kurang apa yang ingin dicukupakn tiada lagi bererti apa. tiada apa yang ingin diadakan tiada sudah guna. bila mati mendahului segala. itu menyentak tempurung otak. usahlah kejar yang sementara. usahlah pandang dunia semata. terima apa yang ada seadanya. yang selebihnya, kita dihambat mati. hari ni, esok, atau lusa. pasti.

ulangtahun pertama.

Image
daun2 gugur tumbuh berganti, mawar di laman bertukar cambah, hari berganti hari, umur bertarik tali,  segalanya berlaku dalam sekelip, entah sedar kita, entah tidak. ulangtahun pertama. susuk dan roh ini bergelar suami untuk sekian tahun pertama. dalam cacat cela, patah riuk kerangka ini terus saja berdoa, terus meminta. agar tuhan mencukupkan buat isteri segala. agar terubat hati yg terluka, agar tidak bergenang air mata, agar terhapus segala resah rasa, ulangtahun pertama. sudah jelas kita kenal sama dan beza kita. agar dapat kita menutup cela, agar kita berbagi cinta dan rasa. agar sama memaafkan kurang yang ada. ulangtahun pertama. usah kita berjanji yang tiada pasti. biar saja kepada Tuhan kita menanti. dalam pengharapan kita berserah diri. untuk kini, jua esok hari.